Pelajaran TIK, Teknologi Komunikasi dan Informasi adalah pelajaran yang mirip dengan Olahraga dan Kesenian. Yaitu perlu banyak praktik. Sebenarnya pelajaran yang lain pun sama, hanya saja karna di pelajaran TIK ini kita harus berhadapan langsung dengan teknologi yang ada di sekitar kita, maka praktik bukan cuman perlu, tapi WAJIB!

Sejak saya mulai mengajar (bulan februari tahun 2011), saya memang memberikan penekanan lebih pada praktik. Hanya saja beberapa minggu terakhir saya baru benar-benar menyadari pentingnya pengalaman belajar. Teori saja tidak akan pernah cukup. Sama seperti kutipan di postingan yang lalu, bahwa pengetahuan teori tidak akan cukup jika tidak ada pengalaman (praktik).

Praktik yang saya ajarkan pun udah mulai saya variasikan. Ga melulu cuman di Lab Komputer. Seperti kemarin di kelas XI IPA, saya menyuruh anak-anak untuk mengambil beberapa foto di lingkungan sekolah agar nanti foto tersebut mereka publish di blog mereka masing-masing. Awalnya agak sulit memang, tapi setelah saya kasih contohnya, mereka mulai enjoy.

Sayang waktu itu ada pemadaman listrik. Inilah kekurangan dalam praktik TIK. Sangat bergantung pada listrik.

Nah, di kelas-kelas lainnya pun pengen saya bikin variasi-variasi praktik dalam mengajar TIK. Praktik… Praktik…

Sedikit Tambahan:

Mungkin kalian ngerasa agak aneh karena saya menggunakan kata ‘praktik’, bukan ‘praktek’. Tapi yang bener itu adalah ‘praktik’.

Kita tidak ‘praktekum’ kan? :D

Togap Tartius

Freelance web developer. Mantan guru komputer. Suka membaca dan berpikir. Hobi mengutak-atik komputer baik software maupun hardware.

More PostsWebsite

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus