Dalam dunia Internet siapa yang tak kenal dengan Google sang mesin pencari paling favorit. Buat Anda yang hobi surfing, tentu tidak asing dengan situs mesin pencari yang satu ini. Meski sekilas tampilannya cukup sederhana, tapi dibalik kesederhanaan tampilan itu tersimpan kecepatan pencarian.

Bicara soal search engine yang satu ini memang cukup menarik. Google Inc. merupakan sebuah perusahaan public Amerika Serikat, yang berbasis di Mountain View, California. Jangan kaget bila perusahaan ini memiliki karyawan berjumlah kurang lebih 15.916 orang (September 2007). Karena Google merupakan mesin pencari, jadi layanan yang disediakan google adalah memberikan informasi sebanyak mungkin dan secepat mungkin untuk bisa diakses oleh semua pengguna internet.

Dengan misi mengumpulkan informasi dunia dan menjadikannya dapat diakses secara universal dan berguna, maka tidaklah mengherankan bila menjadikan Google sebagai mesin pencari nomor satu. Filosofi Google meliputi slogan seperti “Don’t be evil”, dan “Kerja harusnya menantang dan tantangan itu harusnya menyenangkan”. Nama “Google” berasal dari ucapan “googol” yang salah, yang merujuk pada 10100 (angka yang ditunjukkan oleh 1 yang diikuti oleh seratus nol).

Google didirikan 7 September 1998 oleh dua orang mahasiswa Universitas Stanford yaitu Larry Page dan Sergey Brin. Tapi awalnya perusahaan ini milik pribadi yang artinya belum go public. Sebenarnya Google dimulai sebagai sebuah proyek pencarian pada Januari 1996 oleh dua mahasiswa yaitu Larry Page dan Sergey Brin.

Mereka menghipotesiskan bahwa sebuah mesin pencari yang menganalisa hubungan antara website dapat menghasilkan hasil yang lebih baik daripada teknik yang sudah ada, dengan menilai hasil berdasarkan jumlah pencarian tersebut muncul pada sebuah halaman.

Mesin pencari mereka disebut “BackRub” karena system ini lebih bisa memperkirakan pentingnya sebuah situs yang diinginkan si pencari. Sebenarnya ada mesin pencari bernama Rankdex juga menggunakan strategi yang sama.

Selanjutnya kedua mahasiswa itu menguji tesis mereka sebagai bagian dari pembelajaran mereka, dan menjadikannya dasar mesin pencari mereka. Sebelumnya mesin pencari mereka menggunakan website Universitas Stanford dengan domain google.stanford.edu. Selanjutnya domain google.com diregistrasikan tanggal 15 September 1997, dan menjadi perusahaan dengan nama Google Inc. pada tanggal 7 September 1998 pada sebuah garasi rumah di Menlo Park, California.

Investasi awal yang diperoleh untuk perusahaan baru ini bernilai hampir $ 1.1 juta, termasuk sebuah cek senilai $ 100,000 dari Andy Bechtolsheim, salah seorang pendiri Sun Microsystems. Selanjutnya Google pindah markas ke Palo Alto, di Silicon Valley.

Setelah Google tumbuh dan berkembang pesat, lalu mereka memindahkan markasnya dengan menyewa sebuah komplek bangunan di 1600 Ampitheatre Parkway, Mountain View dari Silicon Graphics (SGI) pada tahun 2003. Selanjutnya Google menetap di lokasi itu hingga saat ini, dan komplek ini mulai dikenal sebagai Googleplex (plesetan dati kata googolplex, yang berarti angka 1 yang diikuti oleh seratus nol.

Mesin pencari Google menarik perhatian di antara jumlah pengguna Internet yang terus meningkat, yang menyukai desain simpelnya dan penggunaannya. Pada tahun 2000, Google mulai menjual iklan yang dikaitkan dengan kata kunci pencarian.

Iklan tersebut hanya berupa teks polos untuk menjaga sebuah desain halaman yang teratur dan untuk meningkatkan kecepatan pemunculan halaman. Kata kunci dijual berdasarkan pada kombinasi tawaran harga dan jumlah klik, dengan penawaran dimulai pada $ 0.5 per klik.

Model penjualan iklan kata kunci sebenarnya telah dirintis oleh Goto.com (akhirnya berubah nama menjadi Overture Services, sebelum diambil alih oleh Yahoo! dan diganti merek menjadi Yahoo! Search Marketing).

Sejak 2001, Google telah mengambil alih beberapa perusahaan muda kecil, kebanyakan pada bidang tim dan barang-barang inovatif. Perusahaan yang pertama kali dibeli Google adalah Pyra Labs. Mereka merupakan pembuat Blogger, sebuah platform weblog, pertama diluncurkan pada 1999. Pengambilan alih ini menyebabkan berbagai fitur utama menjadi gratis.

Bulan Februari 2006, perusahaan perangkat lunak Adaptive Path menjual Measure Map, sebuah aplikasi statistic weblog, kepada Google. Registrasi untuk beroperasi tidak diizinkan untuk sementara. Pembaruan terakhir mengenai masa depan Measure Map dijalankan tanggal 6 April 2006 dan mengeluarkan berbagai masalah layanan ini.

Pada tahun 2006, Google membeli situs video online YouTube senilai $ 1.65 milyar. Tidak lama, pada 31 Oktober 2006, Google mengumumkan bahwa mereka juga telah mengambil alih JotSpot, sebuah pembuat teknologi wiki untuk situs web sejenis. Tanggal 13 April 2007, Google mencapai persetujuan untuk membeli perusahaan tersebut senilai $ 3.1 milyar.

Pada 9 Juli 2007, Google mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani sebuah persetujuan untuk membeli perusahaan keamanan e-mail Postini. Tidak itu saja, meski Google merajai pasaran online tapi Google telah memulai percobaan dengan bisnis lainnya seperti radio dan penerbitan. Pada tanggal 17 Januari 2006, Google mengumumkan bahwa mereka telah mengambil alih perusahaan periklanan radio dMarc, yang menyediakan sebuah sistem otomatis yang membolehkan suatu perusahaan beriklan di radio.

Dengan ini, Google dapat menggabungkan dua media periklanan niche-Internet dan radio-dengan kemampuan Google untuk berfokus pada kepuasan konsumen. Google juga telah memulai sebuah percobaan dalam penjualan iklan dari pengiklannya diterbitan majalah dan surat kabar, dengan iklan pilihan di Chicago Sun-Times.

Tanggal 2004, Google membentuk sebuah sayap filantropis nirlaba, Google.org, memberikan dana awal sebesar $ 1 milyar. Misi organisasi tersebut adalah untuk membantu dengan masalah seperti perubahan iklim, kesehatan global, dan kemiskinan global. Proyek pertamanya adalah membuat sebuah kendaraan elektrik plug-in hibrida yang dapat mencapai 100 mpg.

Kebanyakan dari pendapatan Google berasal dari program periklanan. Untuk keuangan 2006, perusahaan ini dilaporkan mendapat jumlah keuntungan periklanan sebesar $ 10.492 milyar dan hanya $ 112 juta pada pendapatan lisensi dan lainnya.

Google AdWords membolehkan pengiklan web menampilkan iklannya dalam hasil pencarian Google dan Google Content Network, melalui sebuah system bayar-per-klik atau bayar-per-lihat. Pemilik website Google AdSense juga dapat menampilkan iklannya di situs mereka sendiri, dan mendapat untung setiap kali iklan diklik.

Sumber: Tabloid KOMPUTEK Edisi 558

Togap Tartius

Freelance web developer. Mantan guru komputer. Suka membaca dan berpikir. Hobi mengutak-atik komputer baik software maupun hardware.

More PostsWebsite

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus