Sampai saat ini masih banyak orang yang salah memahami cookie. Ada yang mengatakan bahwa cookie adalah program yang ditanam oleh sebuah website dalam komputer, yang akan mengumpulkan informasi pribadi Anda, kemudian mengirimkannya kepada orang-orang tertentu. Definisi di atas lebih tepat jika disasarkan kepada spyware, bukan cookie.

Apa Itu Cookie

Cookie bukanlah program, dan ia tidak dapat berjalan sebagaimana sebuah program. Oleh karena itu, ia tidak dapat mengumpulkan informasi pribadi dari komputer Anda. Cookie adalah parcel atau bingkisan berupa file teks yang dikirimkan web server kepada web browser, kemudian dikirimkan kembali dalam keadaan semula oleh web browser kepada web server, setiap kali Anda mengakses website yang sama.

Cookie digunakan oleh web server untuk otentikasi, tracking, dan menjaga informasi yang spesifik tentang user, seperti pengaturan preferensi website, isi keranjang belanja (shopping cart), dan lain-lain. Pada Windows XP, cookie disimpan dalam folder C:\Documents and Settings\User\Cookies.

Dalam folder tersebut, Anda dapat melihat cookie yang tersimpan dalam format file teks biasa. Anda dapat melihat website apa yang mengirimkan cookie, dan menyimpannya di dalam harddisk Anda dari namanya, misalnya user@www.friendster[1].txt adalah cookie yang dikirimkan oleh Friendster. Di dalam file tersebut, tercatat informasi mengenai hubungan Anda dengan website yang Anda akses.

Bagaimana Cookie Bekerja

Cookie adalah data file teks biasa yang berisi informasi mengenai hubungan Anda dengan sebuah website yang disimpan di dalam harddisk. Website menyimpan data tersebut, dan akan menerimanya kembali. Sebuah website hanya menerima cookie yang disimpannya sendiri dalam komputer Anda. Ia tidak mencari cookie yang disimpan oleh website lain, atau data-data lain dalam komputer Anda.

Cookie bekerja mengikuti aturan sebagai berikut:
Ketika Anda selesai mengetikkan alamat website di web browser, web browser mengirimkan permintaan (request) halaman yang dimaksud. Sebagai contoh, jika Anda mengetikkan www.pcmedia.co.id di web browser, web browser akan mengontak server PC Media, dan meminta halaman utama (home page) website PC Media.

Pada saat web browser hendak mengirimkan request tersebut, ia akan mencari cookie di dalam harddisk Anda yang pernah dikirimkan oleh PC Media. Jika ditemukan, web browser akan mengirimkannya kepada server PC Media, bersamaan dengan request home page PC Media. Jika cookie tidak ditemukan, web browser akan mengirimkan request home page saja tanpa cookie.

Web server PC Media menerima cookie, dan request yang dikirimkan oleh web browser Anda. Jika informasi yang ada di dalam cookie cocok dan diterima, PC Media akan menggunakannya.

Jika web server PC Media tidak menerima cookie dari web browser Anda, PC Media tahu bahwa Anda belum pernah mengunjungi www.pcmedia.co.id. Web server akan membuatkan catatan untuk Anda, dan mengirimkannya sebagai parcel yang berisi cookie dan home page yang Anda request. Cookie disimpan dalam harddisk, dan home page ditampilkan di web browser.

Web server dapat mengganti atau menambahkan informasi yang ada dalam cookie, ketika Anda mengunjungi kembali website PC Media, dan me-request halaman yang lain.

Waspadai Cookie Beracun

Seperti yang telah dijelaskan di atas, cookie berisi informasi mengenai hubungan Anda dengan website yang dikunjungi. Pada website-website yang tertentu, webmail atau Internet banking misalnya, Anda diminta untuk memasukkan username dan password, sebelum diizinkan masuk dan mengakses halaman demi halaman di dalamnya.

Web server mengirimkan cookie sebagai tiket, tanda pengenal, atau freepass kepada Anda, setelah memasukkan username dan password dengan benar. Dengan membawa cookie tersebut, Anda diizinkan membaca, menulis, menghapus e-mail, atau mengecek saldo dan mentransfer sejumlah uang melalui Internet banking.

Cookie yang menjadi freepass ini tentu akan sangat berbahaya jika jatuh ke tangan orang lain yang tidak bertanggung jawab, bukan? Pencurian cookie pun marak dilakukan oleh para hacker, untuk mengakses website dengan login orang lain.

Ada banyak cara mencuri cookie. Spyware yang ditanam di website-website jahat dapat membaca folder tempat cookie tersimpan dan mencurinya. Teman sekantor yang dapat mengakses harddisk Anda melalui jaringan, bisa mengambil cookie dari komputer Anda setiap saat.

Oleh karena itu, berhati-hatilah saat membuka website dan menggunakan komputer bersama seperti di kantor, perpustakaan, atau warnet untuk mengakses website-website penting, seperti e-mail kantor atau Internet banking. Jangan sampai cookie yang tadinya terasa lezat sebagai freepass Anda mengakses account pada website, menjadi pahit dan beracun karena disalahgunakan oleh orang lain.

sumber: Tabloid PCMild

Togap Tartius

Freelance web developer. Mantan guru komputer. Suka membaca dan berpikir. Hobi mengutak-atik komputer baik software maupun hardware.

More PostsWebsite

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus