Tahukah Anda hal yang terpenting dari sebuah makanan?

Jika Anda seorang ahli gizi atau orang yang sedang diet, tentu saja Anda akan menjawab kandungan gizinya. Jumlah kalori, lemak, protein, tulang, uda, opung, dsb (dan saya bingung).

Jika Anda adalah seorang dokter, atau ibu kos yang cerewet, kemungkinan Anda akan menjawab kebersihannya. Yah, siapa juga sih yang mau makan spaghetti upil?

Bukan. Gambar di atas bukanlah spaghetti upil.

Kembali ke lap… top!!!

Jika Anda adalah seorang tukang, entah itu kuli, tukang bangunan atau tukang ngibul, yang penting banyak nasinya!

Jika Anda termasuk dalam kaum borjuis, yang penting makanan itu harus mahal & bermerk. Contoh: GT-Man (itu mah kancut).

Hal-hal di atas, (kecuali spaghetti upil & GT-Man) semuanya benar. Tergantung siapa Anda. Saya sendiri, makanan apapun oke, asal bersih & rasanya enak. Tapi itu tetap bukanlah hal terpenting pada sebuah makanan. Hal yang terpenting adalah: Rasa Syukur.

Ya, Rasa Syukur kita kepada Tuhan atas makanan tersebut.

Jika dalam setiap makanan yang kita makan ada Rasa Syukur, makanan apapun (bahkan spaghetti upil) akan bermanfaat bagi kita. Baik sebagai sumber tenaga, pemuas rasa lapar, maupun pelengkap saat lagi ngumpul. Sebaliknya, makanan seenak apapun, se-bergizi apapun, sebersih apapun, kalau tidak ada Rasa Syukur, ga akan jadi apa-apa.

Sudahkah kamu bersyukur atas apa yang kamu makan hari ini? 🙂

Togap Tartius

Freelance web developer. Mantan guru komputer. Suka membaca dan berpikir. Hobi mengutak-atik komputer baik software maupun hardware.

More PostsWebsite

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus