Ini adalah rangkuman dari tweetnya @KeiSavourie yang kemaren malam membahas tentang perselingkuhan. Sebelum membaca, saya mengharapkan pikiran yang terbuka dari pembaca. Yang dibahas ini bukan soal benar atau salah. Juga tidak membenarkan sesuatu, atau menyalahkan sesuatu. Ini adalah tentang Fakta Perselingkuhan. Selamat membaca.

  1. Saya akan share tentang perselingkuhan. Harap diingat: saya hanya membuka realita dan fakta, bukan bicara benar-salah.
  2. Satu hal yang perlu diketahui mengenai perselingkuhan adalah: hal ini sudah terjadi sejak ribuan tahun lamanya.
  3. Perselingkuhan bukan masalah jaman ini saja, bukan masalah satu jenis kelamin saja, dan jelas bukan masalah kamu saja.
  4. Selingkuh sudah ada dalam masyarakat manusia sejak adanya MONOGAMI. Berpasangan seumur hidup dengan 1 pasangan saja.
  5. Dengan kata lain, kenapa ada selingkuh? Karena ada monogami. Kalo gak ada monogami, gak akan ada namanya selingkuh.
  6. Penelitian secara biologis dan atropologis menyatakan bahwa manusia sebenarnya BUKAN mahluk monogami. Kaget? Bagus..
  7. Manusia secara naluriah, selalu mencari pasangan yang lebih baik demi keturunan dan masa depan yang lebih baik.
  8. Contoh mahluk monogami, angsa. Seumur hidup dengan 1 pasangan. Gak pernah liat pasangan angsa berantem terus cerai, kan?
  9. Gak ada pasangan angsa yang cerai, mereka setia.. karena memang secara ALAMI mereka mahluk monogami. Dari sononya begitu.
  10. So, simple logika: kalo manusia memang mahluk monogami.. kenapa monogami itu susahnya setengah mati bagi manusia?
  11. Kalau manusia itu mahluk monogami, kenapa bs tertarik pada orang lain selain pasangannya? Angsa dan pinguin gak begitu.
  12. Lagi-lagi, saya hanya membeberkan apa yang saya pelajari.. bukannya menentang monogami atau bicara moral. Inget yah πŸ™‚
  13. Kalau kita berangkat dari premis bahwa manusia bukanlah mahluk monogami.. maka bisa dimengerti kenapa ada perselingkuhan.
  14. Kalau manusia bukan mahluk monogami, lalu kenapa bisa ada monogami? Karena manusia punya masyarakat yang berkembang.
  15. Semakin berkembangnya masyarakat manusia, tentu harus ada “aturan” untuk menjaganya agar tetap harmonis dan bertahan.
  16. Monogami adalah bagian dari “aturan” tersebut. Bagian dari moral dan etika manusia dalam hidup bermasyarakat.
  17. Tapi seringkali naluri lebih kuat daripada “peraturan”, makanya selingkuh terjadi di mana-mana, di segala jaman.
  18. Menurut statistik: 20% – 40% pria yang menikah, dan 20% – 25% wanita yang menikah, pernah melakukan perselingkuhan.
  19. Sedangkan untuk pasangan pacaran (belum menikah), 70% mengaku pernah selingkuh atau diselingkuhin.
  20. 60% pria dan 53% wanita single, mengaku pernah mencoba merebut seseorang dari pasangannya (mate poaching).
  21. Batasan selingkuh itu apa? Balesin SMS orang lain, selingkuh gak? Nge-like status FB orang lain, selingkuh bukan?
  22. Ada 3 jenis selingkuh yang dipakai para ilmuwan untuk penelitian: 1)seksual — 2)emosional — 3)seksual dan emosional.
  23. 1) Selingkuh seksual: berhubungan seksual dengan orang lain yang bukan pasangannya, tanpa ada ikatan emosional.
  24. 2) Selingkuh emosional: melakukan aktifitas romansa dan memiliki ikatan emosional dengan orang lain di luar pasangannya.
  25. 3) Selingkuh seksual dan emosional: punya ikatan emosional dan berhub seksual dengan orang lain di luar pasangannya.
  26. Data untuk (1): 31% pria dan 16% wanita mengaku pernah melakukan selingkuh seksual, tanpa ikatan emosional..
  27. Data untuk (2): 13% pria dan 21% wanita mengaku pernah melakukan selingkuh emosional, tanpa hub seksual.
  28. Data untuk (3): 20% pria dan wanita (digabung), mengaku pernah melakukan selingkuh seksual dan emosional.
  29. Realita dan fakta tidak bergantung pada persetujuan kamu dan saya. Setuju tidak setuju, perselingkuhan adalah realita.
  30. Anak kecil yang tahu ayahnya selingkuh, memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk selingkuh juga saat dia dewasa.
  31. Fakta menarik lagi nih: Tingkat pendapatan finansial berbanding lurus dengan tingkat perselingkuhan.
  32. Semakin tajir seseorang, semakin besar kemungkinan dia selingkuh.. so girls, mau cari cowok tajir? Pikir-pikir lagi πŸ™‚
  33. Logis aja. Selingkuh butuh biaya, makin tajir makin mampu.. kalo makan aja susah, boro2 mikir selingkuh. RT @IndraJUSTRED: Serius brad?
  34. Istri yang memiliki pendidikan lebih tinggi dari suaminya, memiliki lebih tinggi kemungkinan untuk selingkuh.
  35. Dalam hal edukasi, bukan soal TINGKAT pendidikan individunya.. tapi PERBANDINGAN antara tingkat edukasi suami dan istri.
  36. Keseimbangan dalam hub juga sangat berpengaruh. Suami yang selalu mengalah, istrinya lebih mungkin untuk selingkuh.
  37. Lucunya, orang-orang yang melakukan perselingkuhan, 56% pria dan 34% wanita mengaku memiliki pernikahan yang bahagia.
  38. Jadi, pernikahan atau hubungan yang bahagia tidak bisa menjamin pasangan akan setia seumur hidup tanpa selingkuh.
  39. Perselingkuhan adalah fenomena global dengan frekuensi yang sangat stabil, meskipun hampir semua orang tidak setuju.
  40. Lucu yah? Semua orang tidak setuju dengan perselingkuhan, tapi toh tetap saja terjadi dan meningkat.. dasar manusia!
  41. Menurit penelitian, otak manusia memiliki 3 sistem utama yang berperan dalam pemilihan pasangan dan reproduksi.
  42. 1) Hasrat seksual yang memotivasi manusia untuk mencari pasangan yang bervariasi untuk memiliki keturunan yang bervariasi.
  43. 2) Hasrat cinta dan romansa yang memotivasi manusia untuk memfokuskan energi dan perhatiannya pada satu orang saja.
  44. 3) Keintiman dan ikatan emosional, yang memotivasi manusia untuk bersama-sama membesarkan anak dengan pasangannya.
  45. Sangat mungkin bagi seseorang untuk merasakan keintiman emosional dengan satu orang dan nafsu seksual dengan orang lain.
  46. Lagi-lagi, saya ingatkan.. saya tidak bicara soal moral, benar atau salah. Saya hanya membeberkan fakta dan data.
  47. Semua data di atas saya ambil dari hasil penelitian Helen Fisher, seorang antroplogis yang meneliti cinta dan romansa lebih dari 40 tahun.
  48. Helen Fisher meneliti cinta dan romansa dari segala aspek; biologi, sosiologi, psikologi, ekonomi, dsb. Bukan sembarangan.
  49. Bagaimana caranya supaya gak selingkuh? Kalo memang ada caranya, pasti tingkat selingkuh menurun. Buktinya nggak, kan?
  50. Manusia satu-satunya spesies yang punya banyak peraturan untuk membatasi sifat alamiahnya.. dan gak gitu ngefek juga.
  51. Kita harus belajar untuk melihat segala sesuatu di luar konteks benar atau salah. Karena benar dan salah hanya konsensus.
  52. Seperti yang saya selalu bilang: tidak ada yang namanya benar atau salah, yang ada hanya konsekuensi.
  53. Intinya: perselingkuhan itu sesuatu yang kompleks yang mencakup segala aspek (biologis, sosiologis, psikologis, dan ekonomi).
  54. Untuk sesuatu yang begitu kompleks, tidak bisa menilai hanya dengan menggunakan kerangka BENAR vs. SALAH.
  55. Salahkah pria yang selingkuh karena istrinya control freak yang dingin dan tukang marah-marah doyan verbal abuse?
  56. Salahkah wanita yang selingkuh karena suaminya tidak bertanggung jawab, kasar suka mukul, dan tidak memberikan kehangatan?
  57. Dunia tidak terdiri dari dua warna saja. Ada warna lain yang terkadang tidak terlihat karena kamu pakai kacamata HITAM PUTIH.
  58. Memang mudah untuk ngejudge benar atau salah pada orang lain, tapi kalo diri sendiri yang ngalamin.. ada aja alesannya.

Semoga ada pencerahan. πŸ™‚

Togap Tartius

Freelance web developer. Mantan guru komputer. Suka membaca dan berpikir. Hobi mengutak-atik komputer baik software maupun hardware.

More PostsWebsite

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus