Akhirnya saya membahas hal ini juga.

To the point: menurut saya copy paste, terutama untuk artikel & foto di internet (terutama di blog), bukan masalah boleh atau tidak boleh.

Ini soal etika.

Dan (setahu saya) etika itu bukanlah peraturan yang baku, yang akan langsung mendapatkan hukuman jika kita melanggarnya. Etika itu lebih kepada kebiasaan dalam suatu adat atau budaya. Kebiasaan yang jika tidak kita lakukan, kita akan dipandang buruk. Dalam beberapa hal, mungkin kita mendapat hukuman.

Copy paste menurut saya juga soal etika. Dan satu hal mutlak dalam etika yang saya ketahui adalah: “Perlakukan orang lain seperti Anda ingin diperlakukan”. Artinya jika Anda meng-copy paste tulisan orang lain (tanpa ijin), maka Anda harus siap untuk menerima pandangan buruk dari orang lain, dan juga harus siap kalau tulisan-tulisan (original) Anda suatu saat akan di-copy paste juga.

copy-paste

Saya termasuk dalam kategori ‘tukang copy paste’. Karena itu, saya juga sudah siap untuk menerima segala resiko dari apa yang saya lakukan.

Justru jika saya, atau siapapun meng-copy paste suatu tulisan, secara tidak langsung kita mengatakan bahwa tulisan tersebut adalah sesuatu yang sangat bernilai. Sangat berharga. Ngapain juga copy paste tulisan sampah?

Hanya saja, sebisa mungkin, jika saya memang melakukan copy paste, saya akan mencantumkan sumbernya.

Satu hal lagi, copy paste ini juga sebenarnya adalah hal yang perlu. Sama seperti meniru, yang pernah saya bahas juga di postingan sebelumnya. Tidak ada orang yang akan bisa menulis jika dia tidak melakukan copy paste. Coba ingat-ingat lagi, bisakah Anda membuktikan kalau Anda tidak pernah sekalipun melakukan copy paste?

Semua orang melakukannya.

Yang membedakan mungkin nilai dari tulisan yang di-copy paste tersebut. Semakin tinggi nilai tulisannya, maka penulisnya akan semakin ‘tidak rela’ tulisannya di-copy paste, dan akan mati-matian melindunginya.

Saya tipe orang yang menaati aturan. Jika tulisan itu memang dilindungi undang-undang, saya ga akan coba-coba. Copy paste tulisan dari blog orang ke blog kita, asal menampilkan sumbernya, sama seperti kita menyalin apa yang ada di buku cetak ke buku tulis kita saat sekolah dulu. Bedanya, apa yang kita salin bisa dilihat semua orang.

Oh ya, entri ini saya tulis setelah saya membaca artikel tentang Menyikapi Copy Paste Konten Blog di bloggingly.

image source: Google

Togap Tartius

Freelance web developer. Mantan guru komputer. Suka membaca dan berpikir. Hobi mengutak-atik komputer baik software maupun hardware.

More PostsWebsite

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus