Menurut beberapa artikel yang saya baca di internet, laga ini bisa dibilang ‘Derby Inggris’. Aroma persaingan di antara kedua tim ini sangat kuat. Mirip-mirip El Classico di Spanyol. Dan benar saja, pertandingannya berjalan cukup ‘panas’. Terutama karna kepemimpinan wasit yang terkesan tidak memihak ke Liverpool. 1 kartu merah buat Shelvey dan penalti buat Valencia adalah buktinya.

Padahal sejak awal Liverpool mengendalikan jalannya pertandingan, bahkan setelah mereka bermain dengan 10 orang, mereka tetap mendominasi. Ditambah dengan permainan MU yang sepertinya belum minum Ekstra Joss.

Awal babak kedua, Liverpool membuat kejutan dengan mencetak gol melalui Gerrard. Tapi ya sampai di situ saja perlawanannya, karna selanjutnya Rafael menyamakan kedudukan melalui gol cantiknya, dan kemudian Van Persie membawa MU unggul melalui penaltinya.

Bicara soal penalti, saya lihat jatuhnya Valencia di kotak penalti itu berbau diving. Tidak ada kontak yang berarti. Penalti ini juga adalah penalti keempat berturut-turut yang didapat MU di empat laga terakhirnya. Saya sempat deg-degan saat Van Persie menendang penaltinya karna di 3 penalti sebelumnya, tidak ada yang berhasil.

Hal lain yang mengusik saya adalah performa Nani yang sangat buruk di babak pertama. Berapa kali passingnya gagal. Mungkin dia lagi galau. Makanya dia diganti Om Scholes di babak kedua.

Well, pada akhirnya MU berhasil mengamankan 3 poin, dan Liverpool makin terperosok di papan bawah, sangat menyedihkan…

Foto-Foto:

Selebrasi Rafael dan Van Persie
Selebrasi Gol Van Persie
Penalti Van Persie
Sir Alex

Togap Tartius

Freelance web developer. Mantan guru komputer. Suka membaca dan berpikir. Hobi mengutak-atik komputer baik software maupun hardware.

More PostsWebsite

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus