Selamat datang, K750i.

Di postingan yang lalu, saya sudah mengucapkan selamat tinggal pada handphone jadul saya, K700i.

Dan sekarang saya menggunakan handphone Sony Ericsson K750i. Jadul yah? Iya sih. Tapi saya lebih mengutamakan fungsi. Dan harga juga tentunya. Lagipula hape ini sudah dapat mengakomodasi semua kebutuhan sederhana yang saya harapkan dari sebuah handphone yaitu telepon, SMS, denger musik, foto-foto, dan internetan.

Saya cukup senang dan bangga pada diri sendiri karena saya ini tipe orang yang tidak gampang ikut-ikutan. Terutama soal gaya (style). Di saat hampir semua teman saya sudah main Blackberry, iPhone atau Android, saya malah beli handphone jadul. Uang (sekitar) 200rb rupiah per bulan yang (mungkin harus) dikeluarkan untuk membeli paket atau pulsa handphone/gadget canggih tersebut lebih baik saya alihkan untuk berlangganan speedy. Dengan demikian saya tetep bisa gaul #eh.

Ah, sudahlah. Yang penting sekarang punya handphone dan bisa berkomunikasi. Dan yang penting, sejak SMA saya membeli handphone menggunakan uang sendiri, termasuk handphone yang sekarang. Tentu saja barang-barang yang dibeli dengan hasil keringat sendiri akan benar-benar kita sayang, jaga dan rawat.

Walaupun jadul, bukan berarti ga bisa produktif. Bener kan, K750i-ku? :D

Togap Tartius

Freelance web developer. Mantan guru komputer. Suka membaca dan berpikir. Hobi mengutak-atik komputer baik software maupun hardware.

More PostsWebsite

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus